Kamis, 21 Mei 2026
Putus Diterjang Banjir, Jembatan Desa Tetebawo Diperbaiki Secara Gotong Royong
Mei 21, 2026
No comments
Rabu, 20/5/2022 dan warga desa tetebawo, kec.Batu Putih, melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat pasca terputus akibat terjangan banjir, infrastruktur penghubung yang terletak di dusun 2 desa tetebawo,tersebut sebelumnya mengalami kerusakan struktural yang sangat parah akibat hantaman arus deras hingga melumpuhkan totak kendaraan darat.
“Akibat jembatan terputus, kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas, sehingga kami bergotong royong membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon,” jelas Kepala Desa Tetebawo.
Pilihan material lokal tersebut diambil sebagai solusi paling efisien untuk mempercepat pemulihan urat nadi perekonomian masyarakat yang sempat terhambat.
“Syukur alhamdulillah, berkat gotong royong jembatan darurat selesai dibangun dan sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” tambahnya mengapresiasi kekompakan tim gabungan.
“Melalui gotong royong bersama instansi terkait dan warga, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat kembali lancar dan aktivitas warga kembali normal,” pungkasnya menutup pengarahan taktis.
Dengan selesainya pembangunan jembatan darurat ini, distribusi ke wilayah tetebawo tepatnya di dusun 2 dipastikan kembali berjalan aman dan kondusif.
Rabu, 20 Mei 2026
PELATIHAN OJT JURNALIS
Mei 20, 2026
No comments
Tenaga Ahli Pendamping Desa Kecamatan Batuputih menyelenggarakan Pelatihan Kader Pembangunan Manusia tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting di Aula Kantor Kecamatan, Selasa (21/05/2026). Pelatihan ini diikuti 30 kader dari 10 desa di Kecamatan Batuputih yang bertugas menjadi ujung tombak pendataan dan pendampingan keluarga berisiko stunting di wilayahnya. Materi yang disampaikan mencakup cara pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, pengisian data pada aplikasi EPPGBM, serta strategi komunikasi untuk mengubah perilaku hidup sehat di tingkat rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Pendamping Desa menekankan pentingnya sinergi antara kader, pemerintah desa, dan puskesmas agar intervensi stunting dapat berjalan terpadu dan tepat sasaran. Para peserta juga menyusun rencana aksi desa yang berisi jadwal pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui, serta pemanfaatan dana desa untuk program konvergensi stunting. Diharapkan melalui pelatihan ini, kader dari 10 desa di Batuputih mampu memperkuat peran mereka dalam menurunkan angka stunting sesuai target kabupaten.
Langganan:
Postingan (Atom)











